Breaking News
- Kecewa Karena Jalan Tidak Kunjung Di Perbaiki, Warga Sulap Jalan Jadi Kebun Pisang
- Stok LPG di Merauke Ditambah dari 1.100 Jadi 2.200 Tabung, Siap Didistribusikan ke Masyarakat
- Langkah Awal Mengolah Data Penelitian bagi Pemula Dengan Tepat
- Pererat Tali Silaturahmi, Nusalea Kab. Merauke Gelar Halal Bihalal Bernuansa Kedaerahan
- Kabar Gembira Buat Mama - Mama Di Merauke
- We Are Hiring : Manka Indonesia
- GMKI Wilayah III Gelar Aksi di DPR RI dan Istana, Desak Kasus Andrie Yunus: Tolak Peradilan Militer,
- Karantina Kepri Sertifikasi 9,2 Ton Ikan Teri Kering
- Keuntungan Memilih Kegiatan Offroad Di Bogor Untuk Acara Kantor
- Kiat Mengatur Pengiriman Barang Surabaya Menuju Balikpapan Lebih Efisien
Hutan Hujan Tropis Indonesia
Random Video
Pihak Partai Liberal Demokrat pun langsung melontarkan kecaman atas tulisan dari Ward. Juru bicara partai mengatakan bahwa pihak partainya akan menerapkan sanksi terhadap Ward.
Sementara pihak Partai Konservatif yang menguasai koalisi pemerintahan bersama Liberal Demokrat menyatakan Ward harus menarik komentarnya.
"Tidak seharusnya seorang anggota parlemen menulis tindakan yang memicu kekerasan. Tindakannya tidak bertanggung jawab," ucap pihak Konservatif.
Ini bukan pertama kalinya Ward mengecam tindakan Israel. Pada Juli 2013 lalu, Ward menyebut pihak Zionis diambang kekalahan dalam perang. Dirinya pun mempertanyakan sampai kapan negara apartheid seperti Israel bisa bertahan.
Write a Facebook Comment
Tuliskan Komentar anda dari account Facebook
View all comments
