INFO MERAUKE - Hujan deras disertai angin kencang yang menerjang wilayah pesisir Merauke hari ini mengakibatkan sejumlah rumah warga di Kampung Buti, Distrik Merauke, mengalami kerusakan parah. Cuaca ekstrem tersebut menyebabkan banyak atap seng rumah warga terlepas dan hancur diterjang angin, bahkan beberapa rumah mengalami kerusakan berat akibat dihantam pohon kelapa yang tumbang. Selain bangunan utama, fasilitas penting seperti jamban atau MCK milik warga juga dilaporkan hancur total tertimpa batang pohon, menyisakan puing-puing yang memprihatinkan di tengah pemukiman.
Meskipun kerusakan material tergolong cukup masif, dipastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa alam ini karena warga segera mengungsi ke titik yang lebih aman saat angin mulai mengamuk.

Namun, kerugian materiil dirasakan sangat berat oleh masyarakat asli Kampung Buti yang tinggal di sepanjang pesisir pantai. Kondisi rumah yang kini tidak lagi utuh membuat warga harus berupaya ekstra untuk melindungi barang-barang mereka dari sisa guyuran hujan yang masih berlangsung.

Salah seorang warga asli suku Marind yang menjadi korban mengeluhkan musibah ini dengan penuh kesedihan karena keterbatasan biaya untuk memperbaiki tempat tinggalnya yang rusak. Ia mengaku sangat kesulitan jika harus melakukan perbaikan secara mandiri, mengingat biaya material bangunan yang tidak murah di tengah situasi ekonomi saat ini. Dirinya hanya bisa pasrah melihat kondisi atap rumah dan MCK yang hancur, sembari berharap ada perhatian nyata dari pihak-pihak terkait.
Warga terdampak kini sangat membutuhkan bantuan darurat berupa material bangunan seperti seng dan kayu untuk membenahi hunian mereka agar layak kembali dihuni. Harapan besar ditujukan kepada Pemerintah Daerah maupun dermawan untuk segera mengulurkan bantuan bagi masyarakat asli di Kampung Buti. Tanpa adanya bantuan perbaikan, warga khawatir kondisi hunian mereka akan semakin memburuk jika cuaca ekstrem kembali melanda wilayah pesisir Merauke dalam beberapa hari ke depan.













Komentar
Tuliskan Komentar Anda!